Raih Pahala Kelas Berat Ramadhan
Marhaban Ya Ramadhan!
Kebahagiaan yang sangat luar biasa akhirnya bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Jangan sampai disia-siakan kesempatan ini, bahkan seorang sahabat yang meninggal karena syahid pun kalah cepat masuk syurganya dengan sahabat yang berjumpa dengan Ramadhan lebih banyak semasa hidupnya.
“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, kecil atau besar, maka Allah membangun baginya rumah di surga”. (HR al-Tirmidzi).
Mari Berwakaf Masjid Layak untuk Santri Yatim Dhuafa, Agar Pahala Terus Mengalir Walaupun Kita Sudah Meninggalkan Dunia Ini.
Selain itu, wakaf merupakan salah satu cara untuk menjadi manusia yang paling baik, yang mana telah memberikan manfaat terhadap sesama umat, terutama bagi siapapun yang lebih membutuhkan.
Keterangan tersebut telah tertera dalam sebuah hadits, yang berbunyi:
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
Artinya: “Sesungguhnya amal dan kebajikan yang dapat menyusul orang mukmin setelah dia meninggal dunia di antaranya yaitu: ilmu yang disebarkan, anak sholeh yang dia tinggalkan, mushaf Al-Qur’an yang dia wariskan, masjid yang dibangunnya, rumah tinggal pagi perantau yang dia bangun, sungai yang dia alirkan (irigasi), dan sedekah harta yang dikeluarkannya saat sehat dan hidup. Seluruh amal dan kebajikan ini akan menyusul orang mukmin sepeninggalannya dari dunia.” (HR. Ibnu Majah).
Dalam upaya untuk menyelamatkan generasi yatim dan dhuafa yang ada di Indonesia saat ini Laznas Mizan Amanah memiliki program berupa Pondok Pesantren Gratis di daerah Ciranjang, Kab Cianjur yang dikhususkan untuk anak-anak yatim dan dhuafa yang nyaris putus sekolah.
Berdiri sejak tahun 2012, Alhamdulillah setidaknya ada sekitar 700 lebih Anak yatim dan dhuafa yang Sedang menimba ilmu disini sekaligus menghafal Alquran.
Namun sejak berdiri pesantren ini, baru 1 tahun yang lalu bisa membangun masjid, ya walaupun masjid nya belum sempurna hingga saat ini, masih ada bagian-bagian yang belum sempurna dan belum bisa dipakai sepenuhnya.
Bagaimana rasanya shalat dan beribadah di sebuah masjid yang belum usai pembangunannya? Keinginan sangat sekali memiliki masjid yang layak dan sempurna, namun terkendala biaya!!!
Itulah yang dirasakan oleh para santri yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an di Pesantren Al Kamil Cianjur Jawa Barat. Masjid satu-satunya yang dimiliki pesantren belum selesai terbangun dengan dinding yang masih bolong dan dengan alas yang masih belum di lantai.
Terpaksa, mereka harus Sholat dan belajar dengan kondisi masjid yang belum sempurna, namun dengan kondisi masjid yang seperti ini, niat dan semangat para santri tak pernah luntur untuk terus menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
Beginilah kondisinya, Masjid ini belum rampung dan menyisakan harapan warga dan santri kami untuk sekedar sholat berjamaah disana. Pembangunan ini harus terhenti karena menipisnya dana untuk membayar tukang dan juga untuk membeli bahan material lainnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah).
Siapa yang tak mau memiliki rumah di surga?
Maka yuk kita bangun rumah di surga dengan berwakaf masjid yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an!!
Sahabat Bisa memilih ingin berdonasi di bahan bangunan yang mana yang sahabat kehendaki. Dengan jumlah target penerima manfaat yakni 4.975 santri yatim dhuafa yang sedang menuntut ilmu di pesantren tersebut dan pesantren binaan Yayasan Mizan Amanah.
Raih Pahala Kelas Berat Ramadhan
Marhaban Ya Ramadhan!
Kebahagiaan yang sangat luar biasa akhirnya bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Jangan sampai disia-siakan kesempatan ini, bahkan seorang sahabat yang meninggal karena syahid pun kalah cepat masuk syurganya dengan sahabat yang berjumpa dengan Ramadhan lebih banyak semasa hidupnya.
“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, kecil atau besar, maka Allah membangun baginya rumah di surga”. (HR al-Tirmidzi).
Mari Berwakaf Masjid Layak untuk Santri Yatim Dhuafa, Agar Pahala Terus Mengalir Walaupun Kita Sudah Meninggalkan Dunia Ini.
Selain itu, wakaf merupakan salah satu cara untuk menjadi manusia yang paling baik, yang mana telah memberikan manfaat terhadap sesama umat, terutama bagi siapapun yang lebih membutuhkan.
Keterangan tersebut telah tertera dalam sebuah hadits, yang berbunyi:
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
Artinya: “Sesungguhnya amal dan kebajikan yang dapat menyusul orang mukmin setelah dia meninggal dunia di antaranya yaitu: ilmu yang disebarkan, anak sholeh yang dia tinggalkan, mushaf Al-Qur’an yang dia wariskan, masjid yang dibangunnya, rumah tinggal pagi perantau yang dia bangun, sungai yang dia alirkan (irigasi), dan sedekah harta yang dikeluarkannya saat sehat dan hidup. Seluruh amal dan kebajikan ini akan menyusul orang mukmin sepeninggalannya dari dunia.” (HR. Ibnu Majah).
Dalam upaya untuk menyelamatkan generasi yatim dan dhuafa yang ada di Indonesia saat ini Laznas Mizan Amanah memiliki program berupa Pondok Pesantren Gratis di daerah Ciranjang, Kab Cianjur yang dikhususkan untuk anak-anak yatim dan dhuafa yang nyaris putus sekolah.
Berdiri sejak tahun 2012, Alhamdulillah setidaknya ada sekitar 700 lebih Anak yatim dan dhuafa yang Sedang menimba ilmu disini sekaligus menghafal Alquran.
Namun sejak berdiri pesantren ini, baru 1 tahun yang lalu bisa membangun masjid, ya walaupun masjid nya belum sempurna hingga saat ini, masih ada bagian-bagian yang belum sempurna dan belum bisa dipakai sepenuhnya.
Bagaimana rasanya shalat dan beribadah di sebuah masjid yang belum usai pembangunannya? Keinginan sangat sekali memiliki masjid yang layak dan sempurna, namun terkendala biaya!!!
Itulah yang dirasakan oleh para santri yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an di Pesantren Al Kamil Cianjur Jawa Barat. Masjid satu-satunya yang dimiliki pesantren belum selesai terbangun dengan dinding yang masih bolong dan dengan alas yang masih belum di lantai.
Terpaksa, mereka harus Sholat dan belajar dengan kondisi masjid yang belum sempurna, namun dengan kondisi masjid yang seperti ini, niat dan semangat para santri tak pernah luntur untuk terus menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
Beginilah kondisinya, Masjid ini belum rampung dan menyisakan harapan warga dan santri kami untuk sekedar sholat berjamaah disana. Pembangunan ini harus terhenti karena menipisnya dana untuk membayar tukang dan juga untuk membeli bahan material lainnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah).
Siapa yang tak mau memiliki rumah di surga?
Maka yuk kita bangun rumah di surga dengan berwakaf masjid yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an!!
Sahabat Bisa memilih ingin berdonasi di bahan bangunan yang mana yang sahabat kehendaki. Dengan jumlah target penerima manfaat yakni 4.975 santri yatim dhuafa yang sedang menuntut ilmu di pesantren tersebut dan pesantren binaan Yayasan Mizan Amanah.
Bagikan tautan ke media sosial