Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perkenalkan, saya Mugni, usia 57 tahun, berasal dari Lebak, Banten.
Sebelum mengalami sakit, saya bekerja sebagai petani. Setiap hari saya membantu mengelola kebun dan sawah milik saudara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, kehidupan saya berubah ketika mulai merasakan sakit di bagian perut sebelah kiri. Perut terasa membengkak dan mengeras, hingga saya mengalami kesulitan buang air besar (BAB) dan buang angin. Kondisi tersebut semakin memburuk, sehingga keluarga membawa saya ke RSUD Malingping untuk mendapatkan perawatan.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa saya didiagnosis mengalami kanker usus (kanker rektum). Penyakit ini menyebabkan adanya penyumbatan pada saluran pencernaan, sehingga saya tidak bisa BAB secara normal dan mengalami gangguan pada proses buang air kecil.
Atas kondisi tersebut, saya kemudian dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, saya telah menjalani beberapa tindakan medis, termasuk operasi pada bagian usus sebanyak 2 kali, penggunaan kantong kolostomi (kantong penampung BAB dari lubang buatan di perut), serta menjalani terapi radiasi untuk membantu pengobatan kanker.
Di tengah perjuangan melawan penyakit ini, saya tetap berusaha kuat dan berharap bisa kembali pulih serta menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Assalamualaikum kabar terbaru pak Mugni kondisi nya semakin kurang baik ,,buang air besar dan kecil melalui saluran perut menggunakan kantong kolostomi,sedang kan harga kolostomi lumayan harga nya,,sehari bisa 2 kantong pakai kolostomi,,butuh susu nutrisi karena makan pun hanya bubur atau yang berkuah yang lembut

Rp. 44.336

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perkenalkan, saya Mugni, usia 57 tahun, berasal dari Lebak, Banten.
Sebelum mengalami sakit, saya bekerja sebagai petani. Setiap hari saya membantu mengelola kebun dan sawah milik saudara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, kehidupan saya berubah ketika mulai merasakan sakit di bagian perut sebelah kiri. Perut terasa membengkak dan mengeras, hingga saya mengalami kesulitan buang air besar (BAB) dan buang angin. Kondisi tersebut semakin memburuk, sehingga keluarga membawa saya ke RSUD Malingping untuk mendapatkan perawatan.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa saya didiagnosis mengalami kanker usus (kanker rektum). Penyakit ini menyebabkan adanya penyumbatan pada saluran pencernaan, sehingga saya tidak bisa BAB secara normal dan mengalami gangguan pada proses buang air kecil.
Atas kondisi tersebut, saya kemudian dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, saya telah menjalani beberapa tindakan medis, termasuk operasi pada bagian usus sebanyak 2 kali, penggunaan kantong kolostomi (kantong penampung BAB dari lubang buatan di perut), serta menjalani terapi radiasi untuk membantu pengobatan kanker.
Di tengah perjuangan melawan penyakit ini, saya tetap berusaha kuat dan berharap bisa kembali pulih serta menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Jumlah yang telah dicairkan : Rp. 44.336
Assalamualaikum kabar terbaru pak Mugni kondisi nya semakin kurang baik ,,buang air besar dan kecil melalui saluran perut menggunakan kantong kolostomi,sedang kan harga kolostomi lumayan harga nya,,sehari bisa 2 kantong pakai kolostomi,,butuh susu nutrisi karena makan pun hanya bubur atau yang berkuah yang lembut

Rp. 44.336

Bagikan tautan ke media sosial