Bismillahirrahmanirrahim, di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga, Pondok Pesantren Karang Kadempel yang berada di bawah Naungan Yayasan Karang Kadempel Jiwan Madiun tetap berkomitmen menjadi tempat belajar dan mengabdi bagi para santri tanpa memungut biaya makan maupun biaya pendidikan agama.
Saya, Muchamad Zainudhin, sebagai pengasuh dan ustadz di Pondok Pesantren Karang Kadempel, bersama para pengajar lainnya terus berusaha menjaga agar para santri tetap dapat belajar mengaji dan bersekolah dengan layak, meskipun sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu.
Saat ini pondok kami memiliki 231 santri dan 12 tenaga pengajar yang juga sekaligus menjadi pengurus yayasan. Dari jumlah tersebut, sekitar 125 santri berasal dari kalangan dhuafa dan keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Banyak di antara mereka adalah anak-anak petani, buruh harian, dan masyarakat kecil yang memiliki semangat besar untuk menuntut ilmu agama.
Bagi kami, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang seseorang untuk belajar agama dan meraih masa depan yang lebih baik.
Selama ini, operasional pondok berjalan dari bantuan masyarakat, warga sekitar, dan berbagai upaya pengajuan bantuan kepada instansi terkait. Namun bantuan tersebut masih belum mampu mencukupi kebutuhan operasional pondok yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah santri. Untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, saat ini kami membutuhkan bantuan dana operasional sebesar Rp82.000.000, dengan rincian sebagai berikut:
Bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para santri di pondok kami. Tanpa dukungan dari para dermawan dan masyarakat, kebutuhan operasional pondok akan semakin sulit terpenuhi, sementara para santri terus membutuhkan tempat belajar yang layak dan nyaman.
Kami berharap kepedulian dan bantuan dari Bapak/Ibu/Saudara dapat menjadi bagian dari perjuangan menjaga pendidikan agama bagi anak-anak yang membutuhkan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir melalui ilmu yang dipelajari dan diamalkan oleh para santri.
Atas perhatian dan bantuan yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahim, di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga, Pondok Pesantren Karang Kadempel yang berada di bawah Naungan Yayasan Karang Kadempel Jiwan Madiun tetap berkomitmen menjadi tempat belajar dan mengabdi bagi para santri tanpa memungut biaya makan maupun biaya pendidikan agama.
Saya, Muchamad Zainudhin, sebagai pengasuh dan ustadz di Pondok Pesantren Karang Kadempel, bersama para pengajar lainnya terus berusaha menjaga agar para santri tetap dapat belajar mengaji dan bersekolah dengan layak, meskipun sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu.
Saat ini pondok kami memiliki 231 santri dan 12 tenaga pengajar yang juga sekaligus menjadi pengurus yayasan. Dari jumlah tersebut, sekitar 125 santri berasal dari kalangan dhuafa dan keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Banyak di antara mereka adalah anak-anak petani, buruh harian, dan masyarakat kecil yang memiliki semangat besar untuk menuntut ilmu agama.
Bagi kami, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang seseorang untuk belajar agama dan meraih masa depan yang lebih baik.
Selama ini, operasional pondok berjalan dari bantuan masyarakat, warga sekitar, dan berbagai upaya pengajuan bantuan kepada instansi terkait. Namun bantuan tersebut masih belum mampu mencukupi kebutuhan operasional pondok yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah santri. Untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, saat ini kami membutuhkan bantuan dana operasional sebesar Rp82.000.000, dengan rincian sebagai berikut:
Bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para santri di pondok kami. Tanpa dukungan dari para dermawan dan masyarakat, kebutuhan operasional pondok akan semakin sulit terpenuhi, sementara para santri terus membutuhkan tempat belajar yang layak dan nyaman.
Kami berharap kepedulian dan bantuan dari Bapak/Ibu/Saudara dapat menjadi bagian dari perjuangan menjaga pendidikan agama bagi anak-anak yang membutuhkan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir melalui ilmu yang dipelajari dan diamalkan oleh para santri.
Atas perhatian dan bantuan yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bagikan tautan ke media sosial