Perjuangan Nenek Sebatang Kara Tukang Bersih Bersih

11 March 2025

Nenek Erah, seorang wanita berusia 61 tahun, hidup dengan sederhana di sebuah desa Setiap hari, ia berkeliling dari kampung ke kampung, berjalan kaki untuk menawarkan jasa bersih-bersih rumah. Dari situ lah Nek Erah bertahan hidup di usia yang sudah tua dan renta.

Sudah puluhan tahun sang suami meninggal kan Nek Erah untuk selama-lamanya. dan kini ia tinggal seorang diri, tanpa ada anak dan keluarga dekat yang menemani. Namun, meski usia sudah senja, semangatnya tak pernah pudar demi sesuap nasi untuk bertahan hidup. 


Nenek Erah yang tinggal di sebuah rumah gubuk tak layak huni dan seorang diri tak ada yang menemani ini tepatnya tinggal di Kp Citepuseun RT 003 RW 001 Desa Labanjaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten.Setiap hari,Nenek Erah mengayuh berjalan untuk menawarkan jasa bersih-bersih, mengunjungi setiap rumah yang mungkin membutuhkan jasa bersih-bersuh untuk keperluan sehari-hari. Ia tak pernah mengeluh meski penghasilan yang diperolehnya tak menentu, kadang hanya 15-20 ribu rupiah dalam sehari, bahkan terkadang tak ada sama sekali. Badan tua renta yang sudah sering sakit-sakitan ini harus berjuang terus untuk bertahan hidup, pascanya Nek Erah penglihatan dan pendengaran nya sudah kurang di tambah Nek Erah sering sakit perut di sebelah kiri perut yang mana lambungnya sering sekali menahan lapar karena tak ada makanan.

Kadang kalo Nek Erah sedang kecapean akibat berjalan jauh, ia sering tak keluar rumah untuk mencari penghasilan, kadang ia hanya berdiam diri di rumah dan melaksanakan sholat setiap waktu. Apalah daya tubuh yang sudah kian renta kadang untuk berjalan pun sering kali pegal dan sakit lutut.


 Nek Erah, menggambarkan bagaimana seiring bertambahnya usia, seseorang mungkin menghadapi keterbatasan fisik yang membuat mereka tak lagi berdaya seperti dulu. Meskipun demikian, nilai dan pengalaman hidup mereka tetap berharga dan dapat memberikan inspirasi kepada kita dan orang lain di sekitarnya. 


Kami sangat membutuhkan dukungan sahabat orangbaik agar Nek Erah bisa mendapatkan kehidupan yang layak di hari tuanya dan tempat tinggal yang layak dapat menikmati hari tuanya dengan baik.

Dengan ikut berdonasi, sahabat orangbaik sudah memberikan secercah harapan untuk kehidupan Nenek Erah lansia yang hidup sebatang kara yang kurang beruntung.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, Sahabat juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu Nek Erah dan keluarga dhuafa lainnya.

Terima kasih Sahabat Dermawan, Teruslah menjadi baik agar semakin banyak yang terbantu atas kebaikan Sahabat.

Bersama Mizan Amanah, Ringankan Kebaikan Beratkan Timbangan!!!



Belum ada update
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 25.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 158
    hari lagi
Donasi
Mizan Amanah
Donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung

Perjuangan Nenek Sebatang Kara Tukang Bersih Bersih

Bencana
Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 25.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 158
    hari lagi
Donasi
11 March 2025

Nenek Erah, seorang wanita berusia 61 tahun, hidup dengan sederhana di sebuah desa Setiap hari, ia berkeliling dari kampung ke kampung, berjalan kaki untuk menawarkan jasa bersih-bersih rumah. Dari situ lah Nek Erah bertahan hidup di usia yang sudah tua dan renta.

Sudah puluhan tahun sang suami meninggal kan Nek Erah untuk selama-lamanya. dan kini ia tinggal seorang diri, tanpa ada anak dan keluarga dekat yang menemani. Namun, meski usia sudah senja, semangatnya tak pernah pudar demi sesuap nasi untuk bertahan hidup. 


Nenek Erah yang tinggal di sebuah rumah gubuk tak layak huni dan seorang diri tak ada yang menemani ini tepatnya tinggal di Kp Citepuseun RT 003 RW 001 Desa Labanjaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten.Setiap hari,Nenek Erah mengayuh berjalan untuk menawarkan jasa bersih-bersih, mengunjungi setiap rumah yang mungkin membutuhkan jasa bersih-bersuh untuk keperluan sehari-hari. Ia tak pernah mengeluh meski penghasilan yang diperolehnya tak menentu, kadang hanya 15-20 ribu rupiah dalam sehari, bahkan terkadang tak ada sama sekali. Badan tua renta yang sudah sering sakit-sakitan ini harus berjuang terus untuk bertahan hidup, pascanya Nek Erah penglihatan dan pendengaran nya sudah kurang di tambah Nek Erah sering sakit perut di sebelah kiri perut yang mana lambungnya sering sekali menahan lapar karena tak ada makanan.

Kadang kalo Nek Erah sedang kecapean akibat berjalan jauh, ia sering tak keluar rumah untuk mencari penghasilan, kadang ia hanya berdiam diri di rumah dan melaksanakan sholat setiap waktu. Apalah daya tubuh yang sudah kian renta kadang untuk berjalan pun sering kali pegal dan sakit lutut.


 Nek Erah, menggambarkan bagaimana seiring bertambahnya usia, seseorang mungkin menghadapi keterbatasan fisik yang membuat mereka tak lagi berdaya seperti dulu. Meskipun demikian, nilai dan pengalaman hidup mereka tetap berharga dan dapat memberikan inspirasi kepada kita dan orang lain di sekitarnya. 


Kami sangat membutuhkan dukungan sahabat orangbaik agar Nek Erah bisa mendapatkan kehidupan yang layak di hari tuanya dan tempat tinggal yang layak dapat menikmati hari tuanya dengan baik.

Dengan ikut berdonasi, sahabat orangbaik sudah memberikan secercah harapan untuk kehidupan Nenek Erah lansia yang hidup sebatang kara yang kurang beruntung.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, Sahabat juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu Nek Erah dan keluarga dhuafa lainnya.

Terima kasih Sahabat Dermawan, Teruslah menjadi baik agar semakin banyak yang terbantu atas kebaikan Sahabat.

Bersama Mizan Amanah, Ringankan Kebaikan Beratkan Timbangan!!!




Belum ada update

Harapan #TemanPeduli
Fundraiser
Gabung
Kamu juga bisa bantu:
@toastr_render