Hadiah untuk guru

28 November 2023

Kita tentu telah banyak mendengar, Profesi yang mulia merupakan Guru yang senantiasa mendedikasikan dan mengajarkan ilmunya tanpa tanda jasa.

Sayangnya, kesejahteraan guru ngaji hari ini jauh dari kata cukup. Meskipun diantara guru ngaji tersebut sebagian telah mendapatkan insentif dari pemerintah, tapi itu tidaklah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari mereka. 

 

Apa lagi guru ngaji yang ada di pelosok desa dan tidak terdaftar menerima bantuan pemerintah, biasanya mereka mengajarkan Al Qur’an dengan tulus ikhlas hanya mengharapkan pahala dari Allah S.W.T dan tidak dibayar alias gratis. 

Jikalau saja kesejahteraan guru yang medapatkan insentif masih belum mencukupi untuk keperluan sehari-hari, maka bagaimana lagi dengan yang tidak mendapatkan.

 

PENTINGNYA MEMPELAJARI ALQURAN

 

Perkembangan teknologi hari ini yang semakin hari tak terbendung berbanding terbalik dengan perkembangan Adab dan Akhlak terutama pada anak-anak dan remaja. Mereka lebih senang bermain gadgetnya dari pada membaca dan belajar Alquran, Sehingga para orangtua hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk mendidik anak dan membentengi mereka dari pengaruh negative. 


Salah satu pendidikan dasar yang harus diberikan kepada anak adalah pendidikan Al Qur’an dan Pendidikan Akhlak. Jikalau hari ini orang tua rela mengeluarkan biaya yang tak terhingga untuk pendidikan anak seperti memasukkan anak di lembaga kursus bidang studi Matematika, Sains, Sosial begitupun juga dengan Bahasa yang sifatnya duniawi. Maka seharusnya para orangtua lebih antusias untuk memberikan Pendidikan Al Qur’an kepada anak karena ini adalah investasi di dunia maupun di akhirat kelak nanti.

 

INSENTIF GURU

 

Oleh Karena Itulah Kami Selaku Pengurus Yayasan Indonesia Berkah, kami berinisiatif mengumpulkan donasi untuk Guru Ngaji di wilayah Bandung dan jawa Barat, Insya Alloh kedepannya akan mencakup seluruh Indonesia. Donasi ini akan kami salurkan kepada para guru ngaji yang tidak terdaftar dan tidak mendapatkan insentif dari pemerintah maupun yang lainnya. Donasi tersebut juga akan diperuntukkan untuk melengkapi alat belajar mengajar seperti Al Qur’an, papan tulis, meja dll.

 

Untuk teman-teman yang ingin membantu silahkan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer

 

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

 

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi Kami di WhastApp/Telp : 0881 0222 96200 

Syukron wa Jazaakumullahu khaeran khoiral jaza, terima kasih atas bantuan donasinya dan semoga Allah membalas kebaikan anda dengan balasan yang sebaik-baiknya. Aamiin..


Belum ada update
Dana terkumpul

Rp 0

dari target ∞ tidak terbatas

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 4
    hari lagi
Donasi
Yayasan Indonesia Berkah
Donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung

Hadiah untuk guru Pendidikan

Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp ∞ tidak terbatas
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 4
    hari lagi
Donasi
28 November 2023

Kita tentu telah banyak mendengar, Profesi yang mulia merupakan Guru yang senantiasa mendedikasikan dan mengajarkan ilmunya tanpa tanda jasa.

Sayangnya, kesejahteraan guru ngaji hari ini jauh dari kata cukup. Meskipun diantara guru ngaji tersebut sebagian telah mendapatkan insentif dari pemerintah, tapi itu tidaklah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari mereka. 

 

Apa lagi guru ngaji yang ada di pelosok desa dan tidak terdaftar menerima bantuan pemerintah, biasanya mereka mengajarkan Al Qur’an dengan tulus ikhlas hanya mengharapkan pahala dari Allah S.W.T dan tidak dibayar alias gratis. 

Jikalau saja kesejahteraan guru yang medapatkan insentif masih belum mencukupi untuk keperluan sehari-hari, maka bagaimana lagi dengan yang tidak mendapatkan.

 

PENTINGNYA MEMPELAJARI ALQURAN

 

Perkembangan teknologi hari ini yang semakin hari tak terbendung berbanding terbalik dengan perkembangan Adab dan Akhlak terutama pada anak-anak dan remaja. Mereka lebih senang bermain gadgetnya dari pada membaca dan belajar Alquran, Sehingga para orangtua hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk mendidik anak dan membentengi mereka dari pengaruh negative. 


Salah satu pendidikan dasar yang harus diberikan kepada anak adalah pendidikan Al Qur’an dan Pendidikan Akhlak. Jikalau hari ini orang tua rela mengeluarkan biaya yang tak terhingga untuk pendidikan anak seperti memasukkan anak di lembaga kursus bidang studi Matematika, Sains, Sosial begitupun juga dengan Bahasa yang sifatnya duniawi. Maka seharusnya para orangtua lebih antusias untuk memberikan Pendidikan Al Qur’an kepada anak karena ini adalah investasi di dunia maupun di akhirat kelak nanti.

 

INSENTIF GURU

 

Oleh Karena Itulah Kami Selaku Pengurus Yayasan Indonesia Berkah, kami berinisiatif mengumpulkan donasi untuk Guru Ngaji di wilayah Bandung dan jawa Barat, Insya Alloh kedepannya akan mencakup seluruh Indonesia. Donasi ini akan kami salurkan kepada para guru ngaji yang tidak terdaftar dan tidak mendapatkan insentif dari pemerintah maupun yang lainnya. Donasi tersebut juga akan diperuntukkan untuk melengkapi alat belajar mengajar seperti Al Qur’an, papan tulis, meja dll.

 

Untuk teman-teman yang ingin membantu silahkan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer

 

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

 

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi Kami di WhastApp/Telp : 0881 0222 96200 

Syukron wa Jazaakumullahu khaeran khoiral jaza, terima kasih atas bantuan donasinya dan semoga Allah membalas kebaikan anda dengan balasan yang sebaik-baiknya. Aamiin..



Belum ada update

Harapan #TemanPeduli
Fundraiser
Gabung
Kamu juga bisa bantu: