Mudahkan Guru Ngaji Difabel Pelosok Menjaga Generasi Qur’ani

01 July 2026

Tubuhnya Terbatas, Tapi Cahaya Al-Qur’annya Tak Pernah Padam

Jauh dari hiruk pikuk kota, di sebuah sudut dusun yang sederhana, ada sosok luar biasa bernama Ustadz Sapoan.


Seorang guru ngaji yang menjalani hidup penuh perjuangan.

Sejak kecil, Ustadz Sapoan harus menerima kenyataan bahwa tubuhnya tidak tumbuh seperti kebanyakan orang. Kondisi fisiknya yang berbeda membuat ia kerap mendapatkan ejekan dan perlakuan yang menyakitkan.

Di tengah keterbatasan, Ustadz Sapoan memilih untuk tetap berdiri. Ia memilih untuk tetap bermanfaat. Ia memilih untuk memberikan arti bagi orang-orang di sekitarnya.


Setiap siang, ia berjuang mencari nafkah sebagai seorang nelayan. Ustadz Sapoan tidak memiliki sampan sendiri. Ia hanya mengandalkan perahu milik orang lain untuk mencari rezeki di laut. Jaring yang digunakan pun sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Dari hasil tangkapan yang tidak seberapa, penghasilannya masih harus dibagi bersama hingga lima orang. Tak jarang, setelah seharian melawan ombak dan lelahnya laut, ia pulang tanpa membawa hasil apa pun.

Sementara di rumah sederhana, istri dan dua anaknya tetap menunggu dengan penuh harapan.


Namun ketika malam tiba, perjuangan Ustadz Sapoan belum berakhir.

Lelah yang dirasakan seakan hilang ketika ia duduk bersama anak-anak di pelosok desa. Dengan penuh kesabaran, ia mengajarkan huruf demi huruf Al-Qur’an. Ia membimbing mereka mengenal kalamullah. Ia menanamkan ilmu meski dirinya sendiri hidup dalam keterbatasan.

Bagi Ustadz Sapoan, mengajarkan Al-Qur’an adalah bentuk pengabdian yang ingin terus ia jalankan selama masih diberi kesempatan.

Namun di balik perjuangan seorang guru ngaji, ada kebutuhan hidup yang juga harus diperhatikan.

Melalui halaman galang dana ini, ASAR Humanity mengajak untuk bersama-sama menghadirkan kebahagiaan bagi para dai difabel dan santri pelosok yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan akan membantu menghadirkan santunan, kebutuhan pangan serta kebutuhan mendesak lainnya


Belum ada update
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 10.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 180
    hari lagi
Donasi
ASAR Humanity
Donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung

Mudahkan Guru Ngaji Difabel Pelosok Menjaga Generasi Qur’ani

Pendidikan
Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 10.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 180
    hari lagi
Donasi
01 July 2026

Tubuhnya Terbatas, Tapi Cahaya Al-Qur’annya Tak Pernah Padam

Jauh dari hiruk pikuk kota, di sebuah sudut dusun yang sederhana, ada sosok luar biasa bernama Ustadz Sapoan.


Seorang guru ngaji yang menjalani hidup penuh perjuangan.

Sejak kecil, Ustadz Sapoan harus menerima kenyataan bahwa tubuhnya tidak tumbuh seperti kebanyakan orang. Kondisi fisiknya yang berbeda membuat ia kerap mendapatkan ejekan dan perlakuan yang menyakitkan.

Di tengah keterbatasan, Ustadz Sapoan memilih untuk tetap berdiri. Ia memilih untuk tetap bermanfaat. Ia memilih untuk memberikan arti bagi orang-orang di sekitarnya.


Setiap siang, ia berjuang mencari nafkah sebagai seorang nelayan. Ustadz Sapoan tidak memiliki sampan sendiri. Ia hanya mengandalkan perahu milik orang lain untuk mencari rezeki di laut. Jaring yang digunakan pun sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Dari hasil tangkapan yang tidak seberapa, penghasilannya masih harus dibagi bersama hingga lima orang. Tak jarang, setelah seharian melawan ombak dan lelahnya laut, ia pulang tanpa membawa hasil apa pun.

Sementara di rumah sederhana, istri dan dua anaknya tetap menunggu dengan penuh harapan.


Namun ketika malam tiba, perjuangan Ustadz Sapoan belum berakhir.

Lelah yang dirasakan seakan hilang ketika ia duduk bersama anak-anak di pelosok desa. Dengan penuh kesabaran, ia mengajarkan huruf demi huruf Al-Qur’an. Ia membimbing mereka mengenal kalamullah. Ia menanamkan ilmu meski dirinya sendiri hidup dalam keterbatasan.

Bagi Ustadz Sapoan, mengajarkan Al-Qur’an adalah bentuk pengabdian yang ingin terus ia jalankan selama masih diberi kesempatan.

Namun di balik perjuangan seorang guru ngaji, ada kebutuhan hidup yang juga harus diperhatikan.

Melalui halaman galang dana ini, ASAR Humanity mengajak untuk bersama-sama menghadirkan kebahagiaan bagi para dai difabel dan santri pelosok yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan akan membantu menghadirkan santunan, kebutuhan pangan serta kebutuhan mendesak lainnya



Belum ada update

Harapan #TemanPeduli
Fundraiser
Gabung
Kamu juga bisa bantu: