Carla akan segera menapaki salah satu ajang lari paling bersejarah di dunia: Athena Marathon, bukan hanya bersejarah Athena Marathon ini menjadi Selebrasi 10 tahun sejak pertama Carla Felany lari Marathon.
Fakta menarik dan mengapa Athena Marathon begitu spesial adalah Athena merupakan kota asal Marathon, dan rute Athens Marathon ini merupakan rute asli yang pernah diselerenggakan pertama kali. Memiliki jarak sepanjang 42,195 Km membentang dari kota Marathon hingga Stadion Panatheanic yang sarat akan sejarah di Athena.
Namun, langkahnya kali ini bukan sekadar tentang garis finish maupun Celebration.
Ia berlari membawa sebuah misi.
Sebuah misi untuk mendukung perjuangan melawan Glioblastoma salah satu jenis kanker otak paling agresif dan mematikan di dunia.

Berdasarkan data dari Glioblastoma Research Organization, glioblastoma menyumbang hampir 48% dari seluruh tumor otak ganas primer. Penyakit ini berkembang sangat cepat dan menyebar di dalam otak, membuatnya sangat sulit untuk diobati.
Lebih dari itu, harapan hidup pasien masih sangat rendah. Rata-rata pasien hanya bertahan sekitar 12–18 bulan setelah diagnosis, dengan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun hanya sekitar 5%.
Hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan glioblastoma.
Di balik angka-angka tersebut, ada begitu banyak cerita perjuangan, harapan, dan keluarga yang terus berjuang setiap harinya.
Melalui Athena Marathon ini, Carla ingin membawa perhatian dunia pada mereka para pejuang yang seringkali tak terlihat, namun terus bertahan dengan penuh keberanian.
Carla tidak hanya berlari.
Ia membawa harapan.
dari target ∞ tidak terbatas
Carla akan segera menapaki salah satu ajang lari paling bersejarah di dunia: Athena Marathon, bukan hanya bersejarah Athena Marathon ini menjadi Selebrasi 10 tahun sejak pertama Carla Felany lari Marathon.
Fakta menarik dan mengapa Athena Marathon begitu spesial adalah Athena merupakan kota asal Marathon, dan rute Athens Marathon ini merupakan rute asli yang pernah diselerenggakan pertama kali. Memiliki jarak sepanjang 42,195 Km membentang dari kota Marathon hingga Stadion Panatheanic yang sarat akan sejarah di Athena.
Namun, langkahnya kali ini bukan sekadar tentang garis finish maupun Celebration.
Ia berlari membawa sebuah misi.
Sebuah misi untuk mendukung perjuangan melawan Glioblastoma salah satu jenis kanker otak paling agresif dan mematikan di dunia.

Berdasarkan data dari Glioblastoma Research Organization, glioblastoma menyumbang hampir 48% dari seluruh tumor otak ganas primer. Penyakit ini berkembang sangat cepat dan menyebar di dalam otak, membuatnya sangat sulit untuk diobati.
Lebih dari itu, harapan hidup pasien masih sangat rendah. Rata-rata pasien hanya bertahan sekitar 12–18 bulan setelah diagnosis, dengan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun hanya sekitar 5%.
Hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan glioblastoma.
Di balik angka-angka tersebut, ada begitu banyak cerita perjuangan, harapan, dan keluarga yang terus berjuang setiap harinya.
Melalui Athena Marathon ini, Carla ingin membawa perhatian dunia pada mereka para pejuang yang seringkali tak terlihat, namun terus bertahan dengan penuh keberanian.
Carla tidak hanya berlari.
Ia membawa harapan.
Bagikan tautan ke media sosial