Sedekah Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim Prasejahtera di Pelosok

24 June 2026

Ada anak-anak yang sejak kecil harus belajar menerima kehilangan. Ada yang harus tumbuh lebih cepat karena keadaan. Dan ada yang tetap berusaha tersenyum meski hidup tidak memberikan banyak pilihan.


Salah satunya adalah Isna.

Isna adalah seorang anak yatim yang saat ini menuntut ilmu di Pesantren Nurul Yaqin. Sejak usianya baru menginjak 6 bulan, Isna harus kehilangan sosok ayah tercinta yang menjadi tulang punggung keluarga.


Kini, Isna menjalani hari-harinya bersama sang nenek yang sudah lanjut usia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sang nenek hanya mengandalkan hasil mencari dan mengumpulkan buah asam yang kemudian dijual kepada warga sekitar.


Dari pekerjaan sederhana itu, sang nenek hanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp10.000.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, Isna tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar.Isna pergi ke sekolah tanpa sepatu. Tanpa tas sekolah. Ia hanya mengenakan pakaian sederhana yang kondisinya sudah lusuh dan usang.


Ketika anak-anak lain mungkin memiliki perlengkapan sekolah yang lebih lengkap, Isna tetap melangkah dengan apa yang ia punya.

Melalui halaman galang dana ini, kami mengajak untuk bersama-sama hadir memberikan dukungan bagi Isna dan anak-anak yatim prasejahtera lainnya agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dengan lebih layak serta memenuhi kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.


Belum ada update
Dana terkumpul

Rp 0

dari target Rp 10.000.000

 
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 181
    hari lagi
Donasi
ASAR Humanity
Donasi
Ayobantu Indonesia
AyoBantu Galang Dana

Jadi fundraiser untuk campaign ini

Gabung

Sedekah Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim Prasejahtera di Pelosok

Pendidikan
Dana terkumpul

Rp 0

 
Target: Rp Rp 10.000.000
  • 0
    Donasi
  • 0
    Bagikan
  • 181
    hari lagi
Donasi
24 June 2026

Ada anak-anak yang sejak kecil harus belajar menerima kehilangan. Ada yang harus tumbuh lebih cepat karena keadaan. Dan ada yang tetap berusaha tersenyum meski hidup tidak memberikan banyak pilihan.


Salah satunya adalah Isna.

Isna adalah seorang anak yatim yang saat ini menuntut ilmu di Pesantren Nurul Yaqin. Sejak usianya baru menginjak 6 bulan, Isna harus kehilangan sosok ayah tercinta yang menjadi tulang punggung keluarga.


Kini, Isna menjalani hari-harinya bersama sang nenek yang sudah lanjut usia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sang nenek hanya mengandalkan hasil mencari dan mengumpulkan buah asam yang kemudian dijual kepada warga sekitar.


Dari pekerjaan sederhana itu, sang nenek hanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp10.000.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, Isna tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar.Isna pergi ke sekolah tanpa sepatu. Tanpa tas sekolah. Ia hanya mengenakan pakaian sederhana yang kondisinya sudah lusuh dan usang.


Ketika anak-anak lain mungkin memiliki perlengkapan sekolah yang lebih lengkap, Isna tetap melangkah dengan apa yang ia punya.

Melalui halaman galang dana ini, kami mengajak untuk bersama-sama hadir memberikan dukungan bagi Isna dan anak-anak yatim prasejahtera lainnya agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dengan lebih layak serta memenuhi kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.



Belum ada update

Harapan #TemanPeduli
Fundraiser
Gabung
Kamu juga bisa bantu: